Long March, Perjalanan Panjang menuju Tiongkok yang Merdeka





"Long March" atau "Perjalanan Panjang" (di Tiongkok disebut 长征 Cháng zhēng) adalah sebuah perjalanan mundur yang dilakukan oleh Partai Komunis Tiongkok di bawah pimpinan Mao Zedong dan Tentara Merah Tiongkok untuk menghindari pengejaran Tentara Revolusioner Nasional Kuomintang di bawah Jiang Jieshi (Chiang Kai-Shek). Perjalanan ini dimulai dari provinsi Jiangxi menuju ke provinsi Shaanxi melibatkan sekitar 300.000 pendukung Komunis Tiongkok termasuk Mao Zedong sendiri yang dikejar oleh lebih dari 500.000 tentara Kuomintang dan menempuh lebih dari 10.000 km selama 370 hari.

Dalam perjalanan ini, Mao Zedong dan pendukungnya harus melawan berbagai tantangan termasuk serangan dari pasukan Kuomintang dan suku-suku barbar seperti Tibet. Bahkan alam yang tidak bersahabat seperti badai salju dan kondisi yang terdiri dari pegunungan serta bukit-bukit terjal. Meskipun begitu, mereka tetap melanjutkan semangat revolusioner mereka dan impian untuk memerdekakan Tiongkok dari pengaruh bangsa-bangsa asing dan Kuomintang yang korup. Selama Perjalanan Panjang, Tentara Merah Mao Zedong menunjukkan banyak belas kasihan kepada setiap penduduk daerah yang dilewati mereka. Tentara Merah banyak memberi makanan serta bantuan lain kepada penduduk yang kesusahan meskipun mereka sendiri dalam bahaya karena tentara Kuomintang selalu memburu mereka. Solidaritas antara Tentara Merah juga muncul dari sikap Mao Zedong yang peduli kepada rekan-rekan seperjuangannya dengan memberikan jubah kepada seorang pemuda yang kedinginan padahal dia sendiri lebih membutuhkannya. Banyak penduduk yang dilewati oleh Tentara Merah memberikan dukungan kepada Mao Zedong dan Partai Komunis Tiongkok karena Partai Komunis Tiongkok tidak hanya menjanjikan kemakmuran kepada rakyat tetapi juga melalui tindakan nyata seperti memberikan pangan kepada rakyat yang membutuhkan kontras dengan Kuomintang yang suka merampas pangan dari rakyat yang kesusahan.

Akhirnya, Mao Zedong bersama para pendukung Komunis Tiongkok sampai di kota Yan'an, provinsi Shaanxi dengan selamat. Hanya sekitar 8.000 orang dari semula 300.000 yang selamat. Long March atau Perjalanan Panjang ini telah membuktikan bahwa Partai Komunis Tiongkok memiliki mental yang kuat, intergritas yang bermutu, bebas dari korupsi. Hal inilah yang menarik dukungan jutaan rakyat Tiongkok kepada Partai Komunis Tiongkok. Setelah peristiwa ini, Partai Komunis segera tumbuh menjadi partai politik terkuat dengan dukungan seluruh rakyat Tiongkok yang pada akhirnya berhasil membebaskan seluruh Tiongkok dari pengaruh bangsa-bangsa asing. Tanpa peristiwa ini, mustahil Republik Rakyat Tiongkok yang bebas dan merdeka dari pengaruh bangsa asing bisa terwujud.